Senin, 23 Januari 2012

Review Movie: Sen to Chihiro No Kamikakushi [Spirited Away]



Film animasi jepang ini mengisahkan seorang gadis berusia sepuluh tahun yang bernama Chihiro. Chihiro mendapati kedua orangtuanya berubah menjadi babi setelah mereka memakan makanan dari sebuah tempat yang asing dan tak berpenghuni karena tersesat dalam perjalanan pulang ke rumah barunya. Setelah hari menjadi gelap, dia melihat banyak arwah-arwah yang bermunculan dan berdatangan di tempat itu. Sebelumnya dia sudah diperingatkan oleh Haku yang menyuruh mereka pergi sebelum matahari terbenam. Namun sudah terlambat, hari sudah berganti malam dan Chihiro menyadari bahwa padang rumput yang semulanya ada telah berubah menjadi sungai. Dia semkain kebingungan karena melihat dirinya berubah transparan.Haku menemukannya dan memberinya makanan dari dunia arwah, sehingga dia tidak lagi menghilang.
Haku menolongnya untuk menyelinap ke pemandian umum milik seorang penyihir bernama Yubaba. Satu-satunya cara agar Chihiro dapat selamat di dunia arwah dan mencari cara untuk menolong kedua orangtuanya, yaitu dengan bekerja di pemandian umum. Chihiro menuruti Haku untuk menemui Kamaji, seorang pekerja yang memiliki tugas untuk memanaskan air pada pemandian tersebut. Namun Kamaji menolaknya karena tidak ada pekerjaan untuk seorang manusia disana. Tetapi Chihiro tetap meminta pekerjaan seperti yang disuruh oleh Haku, ketika itu salah satu pekerjanya menjatuhkan batubara di dekat Chihiro. Meskipun batubara itu berat, dia menyelesaikan tugasnya dan membuat Kamaji puas dan membantu Chihiro mendapatkan pekerjaan dengan bantuan Rin (Lin), yang bekerja di pemandian tersebut untuk bertemu dengan Yubaba dan membuat kesepakatan.

Chihiro menemukan Yubaba yang berpenampilan regal tapi mengerikan. Chihiro meminta izin untuk berkerja, mengindahkan penolakan berulang oleh Yubaba. yubaba kemudian menerima, dalam syarat Chihiro memberikan namanya ke Yubaba. Penyihir tersebut mengambil kendali nama Chihiro, menaruh tanda tangan dalam kontrak dan hanya menaruh salah satu karakter nama Chihiro di kertas kontrak. Karakter kanji dengan salah satu goresan dihilangkan dibaca "Sen." Sekarang dikenal sebagai Sen, Chihiro ditugaskan menjadi asisten Lin.
Pagi berikutnya, Haku menunjukkan Sen bahwa orang tuanya di dalam kandang bersama babi-babi lainnya. Haku memberi Sen baju lamanya dan kartu dari bingkisan selamat tinggal dan bunga. Sen membaca kartunya dan mengingat namanya, sekali mereka melupakan namanya, sama seperti Haku melupakan namanya sendiri, maka akan dimiliki oleh Yubaba.
Sen mendapat kesulitan dalam menyesuaikan diri pada kehidupan barunya tetapi memenangkan rasa hormat dengan membantu pelanggan yang menyusahkan, sebuah "arwah bau" yang mengerikan dan menyeramkan. Sen membantu membersihkan arwah bau dan mengetahui bahwa dia adalah arwah sungai yang kuat dan kaya raya, yang terpolusi. Sen berhasil dalam tugas dengan bantuan dari roh misterius yang mirip arwah gentayangan yang dipanggil No Face (Kaonashi), yang tertarik dengannya karena kebaikannya di masa lalu.
Pemandian tersebut mengeluarkan monster ke No Face. memungkinkannya untuk memberi lumpur terlihat seperti emas, dia melayani rasa tamak para pegawai pemandian. Dia lalu menjadi liar dan memakan semua yang ada dalam jarak pandangnya, termasuk tiga pegawai pemandian.

Sementara No Face berubah menjadi monster yang tidak pernah kenyang, Haku kembali ke pemandian dengan bentuk naga, dikejar dan diserang oleh sekumpulan besar burung kirigami (kertas) sihir. Terluka parah, dia menemukan jalan ke kanor Yubaba. Sen mengenali naga tersebut sebagai Haku dan pergi melihatnya, tidak sadar kalau dia diikuti oleh salah satu burung kertas.
Ketika mencari Haku, Sen bertemu dengan bayi Yubaba bernama Boh, yang ingin bermain dengannya. Sen melarikan diri darinya dan melihat pelayan Yubaba, tiga kepala tanpa badan yang dipanggil Kashira, mencoba mendorong Haku hingga jatuh. Burung kertas yang mengikuti Sen berubah menjadi Zeniba, saudari kembar Yubaba, yang mengejar Haku karena dia mencuri segelnya. Sebuah mantra dipasang dalam segel itu sehingga siapapun yang mencurinya akan mati.
Zeniba mengubah sang bayi menjadi tikus, pelayan harpy Yubaba menjadi burung kecil, dan tiga kepala melayang menjadi mirip Boh, untuk mengolok-olok Yubaba. Haku memotong kertasnya menjadi dua dengan ekornya, yang menyebabkan kehadiran Zeniba menghilang. Dia lalu jatuh ke perapian, membawa serta Sen, tetapi mereka selamat mendarat di ruangan pemanas. Sen memberi makan Haku kue herbal dari Roh Sungai, yang menyebabkan dia memuntahkan segel yang telah dicuri. Dalam segel ada siput hitam, yang dihancurkan Sen karena perintah Kamaji. Dia membantu Haku dengan mengembalikan segel Zeniba dan meminta maaf atas namanya. Kamaji memberi Sen tiket kereta dan memberi tahu bagaimana cara menuju tempat Zeniba.
Sebelum pergi, Sen kembali ke pemandian untuk menemui No Face, yang memanggilnya dalam kemarahannya. Dia memberinya makan dari sisa kue herbal roh sungai, yang menyebabkan dia memuntahkan semua makanan dan tiga pegawai pemandian yang sudah dimakannya. Kerakusannya telah tersembuhkan ketika dia mengikuti Sen keluar. Sen dan No Face, ditemani oleh Boh dan pelayan terbang Yubaba, menaiki kereta untuk pergi ke rumah Zeniba di dasar Rawa.
Di pemandian, Haku sudah memulihkan diri dari cederanya. Ketika Yubaba mengetahui anaknya telah hilang, dia murka. Haku meminta perjanjian dengannya untuk mengambil kembali bayinya, dan balasannya, dia meminta Yubaba mengirim Sen dan kedua orang tuanya kembali ke dunia manusia. Yubaba setuju, dengan satu syarat: Chihiro harus mengenali orang tuanya di antara babi-babi yang lain.
Di pondokan Zeniba, Sen mengetahui kalau siput hitam yang dihancurkannya ditaruh di dalam Haku oleh Yubaba, dan memungkinkannya untuk mengontrol Haku. Zeniba memberi tahu Sen kalau mantra tersebut hanya akan hancur oleh cinta.
Haku dalam bentuk naganya, menemukan Sen di tempat pondokan Zeniba. Zeniba memaafkannya karena telah mencuri segel miliknya dan mengundang No Face untuk tinggal bersamanya. Haku membawa Sen kembali ke pemandian, dan ketika berlalu di angkasa, Chihiro ingat pernah bertemu Haku sebelumnya: ketika dia masih bocah, dia tenggelam di sungai dan terselamatkan karena dibawa oleh ombak ke pinggiran. Dia diselamatkan oleh Haku, yang merupakan roh dari sungai Kohaku. Dia lalu memberitahu kalau nama asli Haku adalah Kohaku, sehingga membebaskannya dari sihir yubaba. Dia dan Chihiro lalu saling menyukai satu sama lain.

Di pemandian, Chihiro harus menyelesaikan satu tugas terakhir untuk membebaskan orang tuanya: dia harus memilih mereka dari sekumpulan babi. Dengan keberanian yang meluap dia menerima tntangan tersebut dan menjawab pertanyaan dengan benar, yaitu tidak ada satupun dari babi itu merupakan orang tuanya. Mereka lalu dibolehkan untuk kembali ke dunia manusia karena menjawab dengan benar. Haku meninggalkan Chihiro tetapi berjanji kalau mereka akan bertemu lagi lain waktu.

Sumber: Spirited Away

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar