Jumat, 05 Oktober 2012

Pesan di Awal Tahun

Ini suara naluri
yang tertahankan dalam gejolak hati,
terlontar dalam khayalan
menembus relung relung dada, terhempas, dan ku goreskan di kertas ini.

Andai aku berterus terang,
Sifatnya masih sangat pribadi
Aku belum berani.. Jelas itu ada sebabnya.
Engkau harus tahu!
Tapi,... Bukan sekarang.. Nanti,
Nanti,.. dan nanti lagi..

Kini.. Di awal tahun ini
Aku hanya ingin menyampaikan sebuah pesan
dari pojok hati kecilku, yang menggebu-gebu
Menyerang benteng kesadaranku,
yaitu WAJAHMU TERINGAT SELALU

*A poetry made by my Dad

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar